Jika kamu perhatikan dokumen resmi seperti perjanjian, kwitansi, atau akta, penulisan nominal uang hampir selalu menggunakan dua format sekaligus: angka dan terbilang. Yang menarik, terbilang tersebut hampir selalu ditulis di dalam tanda kurung.
Hal ini bukan sekadar kebiasaan, melainkan memiliki fungsi administratif dan hukum yang penting.
Contoh Penulisan yang Umum Digunakan
Rp750.000
(tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)
Penulisan seperti ini dianggap paling aman dan paling jelas dalam dokumen resmi.
Kenapa Harus Menggunakan Tanda Kurung?
1️⃣ Sebagai Penjelas Angka
Angka berfungsi sebagai nilai utama yang mudah dibaca, sedangkan terbilang berfungsi sebagai penjelasan tekstual.
Tanda kurung menandai bahwa terbilang adalah keterangan, bukan kalimat utama.
2️⃣ Mencegah Penambahan atau Perubahan Nominal
Tanpa tanda kurung, terbilang bisa disisipkan atau dimodifikasi.
Dengan tanda kurung, struktur nominal menjadi tertutup dan sulit dimanipulasi.
3️⃣ Standar dalam Dokumen Hukum
Dalam praktik:
- Notaris
- Lembaga keuangan
- Instansi pemerintah
tanda kurung digunakan untuk menjaga kejelasan dan konsistensi format.
Apa yang Terjadi Jika Tanpa Tanda Kurung?
Jika terbilang ditulis tanpa tanda kurung:
- Dokumen bisa dianggap tidak rapi
- Berpotensi menimbulkan tafsir ganda
- Dalam kasus tertentu, bisa diminta revisi
Walaupun tidak selalu membatalkan dokumen, hal ini mengurangi standar formalitas.
Kesalahan yang Masih Sering Terjadi
- Terbilang ditulis tanpa tanda kurung
- Terbilang ditulis dengan tanda petik
- Terbilang dicetak tebal atau kapital semua
Format-format tersebut tidak menambah kekuatan hukum dan justru tidak baku.
Format Penulisan yang Paling Aman
Gunakan format berikut:
- Angka terlebih dahulu
- Terbilang setelahnya
- Terbilang ditulis dalam tanda kurung
- Gunakan huruf kecil
Format ini sudah konsisten dengan dokumen resmi modern.
Hubungan dengan Artikel Sebelumnya
Jika kamu mengikuti seri ini:
- Artikel hari ke-2 menjelaskan terbilang lebih kuat dari angka
- Artikel hari ke-5 menjelaskan terbilang harus huruf kecil
Maka tanda kurung adalah penjaga struktur agar terbilang tetap jelas dan aman.
Kesimpulan
Penulisan terbilang di dalam tanda kurung bukan formalitas belaka. Tanda kurung berfungsi sebagai pelindung makna, menjaga kejelasan nominal, dan membantu dokumen tetap sah secara administratif.
Coba Juga: Kalkulator Terbilang Online





