Penulisan nominal uang dalam dokumen resmi tidak hanya soal angka besar atau kecil, tetapi juga soal format yang benar. Salah satu kesalahan paling sering ditemukan adalah penulisan simbol rupiah (Rp) yang kelihatannya sepele, namun sebenarnya tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia dan standar dokumen resmi.
Kesalahan ini sering muncul di surat perjanjian, kwitansi, proposal, hingga laporan keuangan.
Kesalahan Penulisan “Rp” yang Paling Umum
Banyak orang tanpa sadar menulis rupiah dengan format berikut:
❌ Rp. 10.000
❌ Rp 10.000,-
❌ Rp 10,000
❌ IDR 10.000
Padahal, contoh-contoh di atas tidak sesuai kaidah penulisan rupiah dalam bahasa Indonesia dan format dokumen resmi di Indonesia.
Penulisan “Rp” yang Benar
Menurut kaidah bahasa Indonesia dan praktik dokumen resmi, penulisan rupiah yang benar adalah:
Rp10.000
Aturannya:
- Tidak menggunakan titik setelah Rp
- Tidak diberi spasi antara Rp dan angka
- Menggunakan titik sebagai pemisah ribuan
- Tidak menggunakan tanda koma sebagai pemisah ribuan
Contoh Penulisan yang Tepat dalam Dokumen
Jumlah pembayaran sebesar Rp250.000
(dua ratus lima puluh ribu rupiah)
Format ini dianggap rapi, jelas, dan aman untuk dokumen resmi. Penulisan terbilang dalam tanda kurung mengikuti kaidah PUEBI karena berada dalam kalimat.
Baca Juga: Kalau Angka dan Terbilang Berbeda di Dokumen Resmi, Mana yang Berlaku?
Kenapa Penulisan “Rp” Harus Tepat?
1️⃣ Menjaga Kejelasan Nominal
Kesalahan format bisa menimbulkan penafsiran berbeda, terutama pada dokumen hukum.
2️⃣ Menyesuaikan Standar Administrasi
Instansi, notaris, dan lembaga resmi menggunakan format baku agar dokumen seragam.
3️⃣ Menghindari Koreksi atau Penolakan Dokumen
Dalam beberapa kasus, dokumen bisa diminta revisi hanya karena kesalahan penulisan nominal.
Perbedaan Penulisan Rupiah dalam Paragraf dan Tabel
- Dalam paragraf:
Gunakan format lengkap dan rapiRp1.500.000 - Dalam tabel atau laporan keuangan:
Tetap gunakan format yang sama tanpa variasi simbol
Konsistensi adalah kunci.
⚠️ Catatan Penting
Tanda ,- yang sering dipakai di belakang angka bukan bagian dari kaidah baku. Meskipun masih sering ditemukan, penggunaannya sebaiknya dihindari dalam dokumen resmi modern.
Kesimpulan
Penulisan rupiah yang benar adalah Rp tanpa titik, tanpa spasi, dan diikuti angka dengan pemisah ribuan berupa titik. Ketelitian pada detail kecil ini membantu menjaga profesionalitas dan keabsahan dokumen resmi.
Coba Juga: Kalkulator Terbilang Online




